TELAAH KASUS YANG TERDAPAT PADA SKDR WILAYAH KERJA
BKK KELAS I JAYAPURA
Penulis: Mina Sipayung, SKM, M.Kes (Timker I)
Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR) adalah suatu sistem yang dapat memantau perkembangan trend suatu penyakit menular potensial KLB/wabah dari waktu ke waktu (periode mingguan) dan memberikan sinyal peringatan (alert) kepada pengelola program bila kasus tersebut melebihi nilai ambang batasnya sehingga mendorong program untuk melakukan respons. Salah satu kasus yang didapati pada report SKDR – IBS di Puskesmas yang berada di wilayah kerja BKK Jayapura yaitu Wilayah Kerja Bandara Wamena adalah kasus Tipes (Demam Typoid). Guna pengendalian/pencegahan kasus tipes serta menambah pengetahunan masyarakat (khususnya Wilayah Kerja Bandara Wamena) tentang tipes, berikut akan dibahas perihal Penyakit Tipes dan Upaya Pencegahannya.
Pengertian
Tipes atau demam tifoid dapat menyerang siapa saja, terutama orang-orang yang tinggal di lingkungan padat dengan sanitasi air buruk. Tipes atau demam tifoid adalah penyakit infeksi bakteri yang disebabkan oleh Salmonella typhi yang menyerang saluran pencernaan
Penyebab
Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi yang masuk ke tubuh melalui makanan atau minuman yang terkontaminasi. Faktor utama yang menyebabkan penyebaran bakteri ini adalah kebersihan yang buruk, seperti : Air yang terkontaminasi, Makanan yang tidak higienis serta kebiasaan tidak mencuci tangan sebelum makan atau setelah buang air besar.
Cara Penularan
Tipes menular melalui rute fecal-oral, yaitu: Mengonsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi kotoran orang yang terinfeksi, kontak langsung dengan penderita yang tidak menjaga kebersihan tangan setelah buang air dan minum air yang tercemar oleh kotoran manusia yang mengandung Salmonella typhi
Siapa Saja yang Dapat Terinfeksi
Semua orang dapat terinfeksi tipes, tetapi kelompok yang paling rentan adalah:
Pencegahan