Jayapura, 9 Oktober 2025 —
Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas I Jayapura turut berpartisipasi dalam kegiatan Table Top Exercise serta Latihan Penanggulangan Keadaan Darurat (Partial Exercise) dan Airport Contigency Exercise yang berlangsung di wilayah kerja Bandar Udara Sentani, Kabupaten Jayapura.
Kegiatan yang diselenggarakan selama dua hari, pada Rabu–Kamis, 8–9 Oktober 2025, bertujuan untuk meningkatkan koordinasi lintas sektor dalam menghadapi kondisi darurat penerbangan. Latihan dilaksanakan di Gedung Administratif PT Angkasa Pura Indonesia KC Sentani serta area dermaga ARFF Bandara Sentani.
Simulasi Kecelakaan Udara di Danau Sentani
Dalam latihan ini, seluruh instansi terkait terlibat aktif, termasuk BKK Jayapura, Airport Operation, TNI AU Lanud Silas Papare, BINDA Papua, Otban Wilayah X, AirNav Sentani, Polres Jayapura, Koramil 1701-01, Paskhas PAM Papua, Polsek Kawasan Bandara Sentani, Basarnas, RS AU Silas Papare, dan PSC 119.
Pada hari pertama (8 Oktober 2025), kegiatan diawali dengan safety briefing serta pemaparan terkait Airport Emergency Committee (AEC) dan Airport Security Committee (ASC) ke-III, kemudian dilanjutkan dengan peninjauan lokasi latihan.
Hari kedua (9 Oktober 2025) diisi dengan simulasi percakapan dan pergerakan di atas meja (Table Top Partial Exercise) yang dilanjutkan dengan latihan lapangan. Skenario yang digunakan menggambarkan situasi darurat di mana pesawat Pilatus CR12 registrasi PK-DJJ (flight number CRP 257), rute Nabire–Jayapura, mengalami kecelakaan sekitar 100 meter dari dermaga ARFF di Danau Sentani dengan 10 orang di dalamnya (2 kru dan 8 penumpang).
Sebagai PIC medical service, tim BKK Jayapura bertugas mengoordinasikan layanan medis, mulai dari menghubungi PSC 119 untuk mobilisasi ambulans, melakukan pendataan korban, hingga evakuasi menuju fasilitas pelayanan kesehatan.
Sinergi dan Kesiapsiagaan Lintas Sektor
Kegiatan ini menjadi sarana penting untuk memperkuat sinergi antarinstansi dalam penanganan keadaan darurat penerbangan, khususnya pada aspek medis dan respon cepat terhadap korban. Melalui latihan gabungan ini, diharapkan seluruh pihak dapat memahami peran dan tanggung jawab masing-masing secara lebih efektif saat menghadapi situasi nyata.
“Latihan ini tidak hanya menguji kecepatan dan ketepatan respon, tetapi juga menegaskan pentingnya kolaborasi antar sektor dalam menyelamatkan nyawa,” ujar salah satu petugas BKK Jayapura yang terlibat dalam kegiatan.
Kegiatan diakhiri dengan sesi evaluasi dan penutupan di Gedung Administratif PT Angkasa Pura Indonesia KC Sentani. BKK Jayapura berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas kesiapsiagaan dan koordinasi lintas sektor, demi mewujudkan sistem respons darurat yang cepat, terukur, dan terintegrasi di wilayah kerja Bandar Udara Sentani.
Kata Kunci:
#BKKJayapura #KarantinaKesehatan #AirportEmergencyExercise #SentaniAirport #Kesiapsiagaan #SinergiLintasSektor #EmergencyResponse